You are currently viewing Diet Plastik 2026, Aksi Pelajar Jogja Demi Keberlanjutan Bumi

Diet Plastik 2026, Aksi Pelajar Jogja Demi Keberlanjutan Bumi

Melanjuti cerita keseruan Diet Plastik 2026, jika fokus sebelumnya tentang bertukar cerita. Rangkaian acara dilanjutkan dengan banyak tantangan. Pada periode kedua ini, para pelajar diajak untuk beraksi, menemukan solusi, dan belajar untuk konsisten sambil mencari alternatif lain. Bagaimana keseruannya? Yuk dengar bersama!

Memahami Lebih Jauh Masalah dan Solusi Bersama

Memasuki ke fase kedua, program ini dilanjutkan dengan sesi daring pada Sabtu, 28 Februari 2026. Agenda utamanya adalah sharing yang mengajak para pelajar untuk bertukar pikiran sejauh mana mereka memahami permasalahan dan solusi terkait isu penggunaan plastik sekali pakai.

Ada yang sudah terbiasa, ada juga yang masih kesulitan. Cerita-cerita ini kemudian dijahit dan dijawab bersama oleh internal GYC. Kemudian hal inilah yang menjadi dasar dalam menentukan langkah pendekatan seperti apa yang diperlukan untuk periode utamanya yakni aksi ber-Diet Plastik.

Aksi Singkat yang Berdampak Besar

Pada periode utamanya atau aksi mandiri kedua, metode yang digunakan sama seperti aksi sebelumnya. Namun kali ini para pelajar tidak dilepas seperti awal, yang mana setiap sekolah akan didampingi oleh satu orang dari GYC untuk mengawasi serta membantu mengarahkan masing-masing peserta.

Tak hanya mendata, pada periode ini setiap sekolah diajak untuk membagikan ceritanya lewat penugasan membuat reels. Selanjutnya video ini akan diposting pada Instagram @diet.plastik, untuk menjadi bahan refleksi batch selanjutnya. Seminggu berlalu, ada total 159 kemasan plastik yang terdata. Ini menunjukkan adanya penurunan 58% dari pendataan awal sebelum aksi mandiri kedua.

Penurunan ini tentu bukan sekedar dampak yang tercipta karena rangkaian materi yang disampaikan. Beberapa pelajar mengatakan kalau dirinya terdorong dari cerita pengalaman yang dibagikan teman lainnya. Meski terasa hal sederhana, satu persatu dari partisipan merasa kalau membiasakan diri mengurangi itu bukan hal yang sulit dan tetap terasa menyenangkan.

Meski kini program Diet Plastik batch 1 di 2026 sudah selesai, tetapi para pelajar ini nantinya masih akan diajak untuk mengikuti rangkaian Mini Conference. Dijadwalkan terselenggara pada pertengahan April mendatang, sesi ini diharapkan bisa menjadi segmen apresiasi terhadap para pelajar. Tidak hanya itu, harapannya acara ini dapat menjadi pembekalan untuk nantinya perwakilan sekolah yang terlibat dapat memulai kampanye serupa di lingkungan sekolahnya.

Lebih Jauh Tentang Diet Plastik

Berbicara tentang Diet Plastik, program ini merupakan salah satu agenda utama dari Global Youth Conference yang terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2023 bersama beberapa perwakilan pelajar Bali. Pada awalnya, inisiasi ini muncul karena adanya keresahan akibat limbah plastik yang berceceran di lingkungan sekitar dan perlahan merusak keindahan alam.

Barulah dari situ, program ini mempunyai misi untuk mengajak generasi muda untuk konsisten bersama mengurangi penggunaan plastik dan mencari alternatif lain. Setelah berhenti selama 2 tahun, baru lah di 2025 GYC mencoba membuat konsep dan pendekatan baru.

Agenda ini sekaligus upaya untuk memberdayakan anggota baru komunitas untuk belajar mengembangkan kemampuannya dalam riset permasalahan yang sedang terjadi dan juga menjadi ruang belajar dalam berperan menjalankan sebuah program acara.